Rabu, 26 Agustus 2026

Sekjen DPP AMPI Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Dukung Pemerintahan Prabowo

MMS | Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Robi Anugrah Marpaung (RAM), mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan dan kondusivitas nasional di tengah dinamika politik yang berkembang.

Menurut Robi, perbedaan pandangan politik merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengesampingkan persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Menjaga kondusivitas dan persatuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan dan keutuhan bangsa harus tetap ditempatkan di atas kepentingan kelompok,” ujar Robi.

Robi juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara bijak, santun, damai, dan tetap berada dalam koridor hukum. Menurutnya, ruang demokrasi harus digunakan untuk menyampaikan kritik maupun masukan secara konstruktif.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Disinformasi dan provokasi, kata dia, berpotensi memperkeruh suasana serta memicu perpecahan di tengah masyarakat.

“Kita harus bijak dalam menggunakan ruang publik, termasuk media sosial. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika ada perbedaan atau persoalan, mari disikapi dengan kepala dingin dan melalui mekanisme yang tersedia,” katanya.

Dalam konteks pemerintahan, Robi menyatakan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan program-program pembangunan dan kebijakan yang ditujukan bagi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menghilangkan ruang untuk memberikan kritik maupun pengawasan. Masyarakat tetap memiliki peran untuk memberikan masukan, mengawal kebijakan, serta ikut berpartisipasi dalam program-program yang bermanfaat bagi daerah dan bangsa.

“Keberhasilan program kerja pemerintah tentu membutuhkan dukungan masyarakat dan kondisi yang aman serta kondusif. Tetapi dukungan juga dapat diwujudkan melalui partisipasi yang konstruktif, memberikan masukan, melakukan pengawasan, dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan,” ujar Robi.

Lebih lanjut, Robi menegaskan keyakinannya bahwa berbagai upaya yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional.

“Kita percaya bahwa apa yang dilakukan Bapak Presiden Prabowo adalah demi bangsa, demi menjaga persatuan, dan demi menjaga keutuhan Republik Indonesia,” tegasnya.

Robi juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi berbagai dinamika nasional serta memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menjalankan tugas dan programnya.

“Seperti kita ketahui bersama Presiden sangat terbuka terhadap pandangan dan pemikiran dari seluruh masyarakat. sejauh ini Presiden sangat fokus menjalankan program kesejahteran Rakyat, oleh Karena itu, mari kita sampaikan aspirasi dengan cara yang baik, tetap menjaga persatuan, dan bersama-sama menjaga Indonesia agar tetap kondusif, maju dan sejahtera ,” pungkasnya. (Red)

Sabtu, 22 Agustus 2026

Menguatkan Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja untuk Memperkuat Pasar Kerja Nasional.

MMS | JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 - Penguatan kualitas lembaga pelatihan kerja (LPK) menjadi salah satu mata rantai penting dalam membangun tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam Kerangka Mutu Pelatihan Indonesia (KMPI) tersebut, Ir. Adhi Dwiari, S.T., IPU mengemban amanah di Komisi 3 Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LALPK). Komisi 3 memiliki fokus pada Pengembangan dan Pembinaan KALPK dan jaringan mencakup Asosiasi Industri dan Lembaga Pelatihan diseluruh Nasional, sekaligus menjadi jembatan antara ekosistem akreditasi di tingkat nasional dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

“Akreditasi bukan sekadar proses administratif. Akreditasi adalah instrumen untuk membangun kepercayaan terhadap mutu pelatihan, sehingga kompetensi yang dihasilkan LPK semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja.”

LALPK Memiliki Landasan Hukum yang Kuat
LALPK berada dalam kerangka Sistem Pelatihan Kerja Nasional. Landasan regulasinya antara lain Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, Permenaker No. 6 thn 2025 tentang pelatihan Vokasi serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2022 tentang Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja.

Permenaker No. 5 Tahun 2022 merupakan regulasi utama mengenai akreditasi LPK dan menggantikan Permenaker No. 34 Tahun 2016.
Dalam Pasal 14, LALPK ditempatkan sebagai lembaga yang bersifat independen dan bertanggung jawab kepada Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. 

Sementara Pasal 15 memberikan mandat yang luas, antara lain menyusun program akreditasi, mengembangkan sistem dan panduan mutu, melaksanakan serta mengendalikan asesmen akreditasi, melakukan bimbingan teknis, membentuk KALPK di setiap provinsi, mengevaluasi KALPK, menyusun dan menetapkan asesor, melakukan surveilans, serta menjatuhkan sanksi administratif.

Dengan demikian, LALPK memiliki posisi strategis sebagai bagian dari infrastruktur mutu pelatihan kerja nasional.

Melalui peran tersebut, Ir. Adhi Dwiari, S.T., IPU menempatkan penguatan kelembagaan daerah, pemerataan mutu akreditasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem pelatihan kerja nasional yang kredibel dan responsif terhadap kebutuhan pasar kerja. (Red)

Kamis, 20 Agustus 2026

Dukungan untuk Bonauli Rajagukguk, S.H. sebagai Kandidat Ketua Karang Taruna Sumatera Utara

MMS | Medan - Dukungan moril terhadap sosok Bonauli Rajagukguk, S.H. untuk memimpin Karang Taruna Sumatera Utara terus mengemuka. Salah satunya datang dari Aktivis Sosial-Politik Sumatera Utara, Muhammad Mas'ud Silalahi, M.Sos, yang menilai Bonauli merupakan figur yang layak dan memiliki kapasitas untuk mengemban amanah sebagai Ketua Karang Taruna Sumut.

Menurut Muhammad Mas'ud Silalahi, dukungan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kedekatan personal, melainkan melihat rekam jejak serta perjalanan Bonauli Rajagukguk dalam berkiprah di tengah masyarakat.

Ia menilai Bonauli merupakan sosok yang dikenal santun, rendah hati, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial. Sebagai salah satu tokoh muda asal Kabupaten Simalungun, Bonauli dinilai telah menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak cukup hanya dengan jabatan, tetapi harus dibuktikan melalui kerja dan kontribusi nyata.

“Bonauli Rajagukguk memiliki rekam jejak yang cukup teruji. Pengalamannya di lembaga legislatif, aktivitas sosial di tengah masyarakat, serta berbagai kontribusi yang telah diberikan menjadi modal penting untuk memimpin organisasi kepemudaan,” ujar Muhammad Mas'ud Silalahi.

Ia berharap, apabila Bonauli dipercaya memimpin Karang Taruna Sumatera Utara, organisasi tersebut dapat semakin produktif, aktif dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagi Muhammad Mas'ud, Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi memiliki posisi strategis dalam membangun kepedulian sosial, mengembangkan potensi generasi muda, serta menjadi mitra pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Hal lain yang dinilai menjadi kekuatan Bonauli adalah kemampuannya membangun komunikasi lintas kelompok. Ia disebut sebagai sosok yang taat dalam kehidupan bergereja, namun pada saat yang sama mampu menjalin hubungan baik dengan ulama dan umat Islam.

Kondisi tersebut, menurut Muhammad Mas'ud, menjadi modal penting di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara yang terdiri dari berbagai latar belakang agama, etnis, budaya dan kepentingan sosial.

“Karang Taruna Sumut membutuhkan figur yang mampu merangkul semua kalangan. Bukan hanya berbicara tentang kepemudaan, tetapi juga mampu membangun sinergi lintas sektor dan mengambil peran strategis dalam membantu pemerintah menghadapi dinamika sosial, politik, budaya dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia pun berharap proses pemilihan Ketua Karang Taruna Sumatera Utara nantinya dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas dan komitmen untuk membesarkan organisasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan terhadap Bonauli Rajagukguk, lanjutnya, pada akhirnya merupakan harapan agar Karang Taruna Sumatera Utara semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk berbuat, berkarya serta mengambil bagian dalam pembangunan Sumatera Utara.

“Kita membutuhkan pemimpin muda yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga mau hadir, mendengar dan bekerja bersama masyarakat,” pungkas Muhammad Mas'ud Silalahi.

(Redaksi)

Senin, 17 Agustus 2026

Safari Dakwah Sahabat Yatim Indonesia Bersama Bang Narji Cagur di Siantar-Simalungun

MMS | Pematangsiantar - Sahabat Yatim Indonesia menggelar Safari Dakwah selama dua hari, 15-16 Agustus 2026, di sejumlah masjid di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kegiatan dakwah ini menghadirkan Bang Narji Cagur sebagai bintang tamu. Safari dakwah tersebut dilaksanakan oleh Taufik Lubis, pelaksana Sahabat Yatim Indonesia, bersama Ustadz Khairul Fahmi Harahap, M.H., Hamdan dan sejumlah kru yang turut mendampingi rangkaian kegiatan.

Safari dakwah dimulai pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan agenda pertama di Masjid Al-Mukminin, Tanjung Pinggir, Pematangsiantar, pada pukul 09.30 WIB.

Selanjutnya, pada pukul 13.30 WIB, rombongan melanjutkan kegiatan dakwah di Masjid Dakwah, Jalan Jawa, Pematangsiantar. Malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di Masjid Al-Hanif, Jalan Ade Irma Suryani, Pematangsiantar.

Rangkaian Safari Dakwah kemudian berlanjut pada Minggu, 16 Agustus 2026, dengan agenda di Masjid Al-Munawaroh, Perdagangan, Simalungun, pada pukul 14.00 WIB.

Pada malam harinya, kegiatan ditutup di Masjid Jami' Baitul Makmur, Kerasaan, Simalungun, mulai pukul 20.00 WIB.

Kehadiran Bang Narji bersama tim Sahabat Yatim Indonesia diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menyampaikan pesan-pesan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat dan jamaah di wilayah Pematangsiantar dan Simalungun.

Selama kegiatan, tim yang turut membersamai Safari Dakwah antara lain Ahmad Khoir Parinduri, Zainul Abdillah Situmorang, Saiful Bahri Simamora, dan Amran Siregar.

Safari Dakwah Sahabat Yatim Indonesia ini pun menjadi momentum untuk menghadirkan dakwah yang dekat dengan masyarakat, menguatkan nilai-nilai keislaman, serta mengajak umat untuk terus menebarkan kepedulian dan kebaikan di tengah masyarakat.

(Redaksi)

Minggu, 16 Agustus 2026

MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah

MMS | Medan - Yayasan Haji Anif (YHA) kembali menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) YHA Ke-7 Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh ketua YHA H. Musa Rajekshah di Masjid Al Musannif Komplek Cemara Asri, Minggu (16/8/26). 
Dalam pembukaan para dewan hakim juga dikukuhkan menandakan resmi dibuka MTQ YHA ke 7. 

Ketua YHA H. Musa Rajekshah menyebutkan bahwa MTQ YHA pertama kali dilaksanakan oleh Almarhum Haji Anif pada tahun 2019 hingga kini tahun 2026 sudah pada MTQ YHA yang ke 7. 

“Alhamdullah dengan ijin Allah SWT hari ini kita bisa bersama-sama berkumpul kembali di Masjid Al Musannif, tak terasa waktu sudah MTQ ke 7 yang akan kita laksanakan ini artinya sudah 7 tahun dari mulai awal orang tua kami Alm bapak Haji Anif melaksanakannya pada tahun 2019 pada saat itu,” ungkap Musa Rajekshah saat membuka acara. 

Ia juga mengatakan bahwa pada tanggal 25 Agustus 2026 nanti akan di laksanakan penutupan MTQ YHA ke 7 sekaligus Haul almrahum Haji Anif yang ke 5. 

“Dan ini juga sekaligus nantinya pada saat penutupan MTQ tepatnya pada tanggal 25 Agustus 2026 sebagai HAUL ke 5 orang tua kami Alm Haji Anif berpulang ke Rahmatullah,” tambanya. 

Dalam sambutannya Musa Rajekshah mengatakanan bahwa MTQ tahun ini mencapai 600 peserta. 

“MTQ kali ini sudah dibatasin tapi bertambah jumlah pesertanya, tahun lalu 500 peserta dan tahun ini sebanyak 600 peserta. Alhamdulilah hari ini antusias peserta tidak berkurang dari yang sebelum-sebelumnya, begitu buka pendaftaran langsung ramai yang mendaftar. Tahun lalu kita laksanakan di bulan Maret, sekarang dibulan Agustus,” jelas Musa Rajekshah yang sering disapa Ijeck ini. 

Dirinya menegaskan bahwa yang sudah pernah memenangi MTQ di semua tingkatan tidak bisa mengikuti MTQ YHA yang ke 7. 

“Kita sudah sampaikan persyaratan kepada peserta bahwa peserta yang ikut MTQ YHA adalah peserta yang belum pernah menjuarai MTQ baik tingkat kabupaten kota, provinsi dan MTQ YHA yang sebelum-sebelumnya. Kami juga berharap kepada dewan hakim bekerja dalam memberi penilaian harus lah dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya. Apapun itu kita tidak hanya bersaksi didepan manusia tapi kita juga bersaksi kepada Allah SWT karena yang dibacakan anak-anak kita ini adalah Kalamullah,” ucapnya. 

Ijeck berharap dengan hadirnya MTQ YHA inj mampu melahirkan generasi muda Bangsa yang bertujuan melahirkan pemimpin umat, ahli ilmu, dan ulama masa depan yang berakhlak mulia.

“Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat generasi-generasi muda kita kedepan tidak hanya untuk kehidupan dunia tapi juga untuk bekal amal sholehnya di kehidupan akhirat. dan InsyaAllah menjadi generasi-generasi yang sholeh dan sholeha, semakin sering dilaksanakannya MTQ ini akan menjadi niat tujuan dari Almarhum waktu itu pelaksanaan ulang tahunnya dilaksanakan dengan MTQ supaya anak-anak semakin sering membaca Al Quran dan semakin bersemangat membaca Al Quran,” harap Ijeck

Dirinya juga berterima kasih kepada semua pihak yang sudah menyukseskan acara MTQ YHA ke 7 hingga dilaksanakannya pembukaan hari ini. 

“Kami dari keluarga semuanya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitian, kepada seluruh dewan hakim juga kepada seluruh bapak ibu yang sudah berhadir dan ikut menyemarakkan acara ini. Dari awal dilaksanakannya MTQ ini para dewan hakim selalu bekerja dengan niat tulus dan ikhlas. Apa yang kita laksanakan ini semoga Allah nilainmenjadi satu catatan amal baik yang bisa dihadiahkan untuk almarhum orang tua kami bapak Haji Anif, tutup Ijeck. (Red)

Sabtu, 15 Agustus 2026

AKP Bantah Isu Video Viral di THM, Tegaskan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

MMS | PEMATANGSIANTAR - Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Pematangsiantar, AKP, angkat bicara menyikapi beredarnya tangkapan layar dan informasi di media sosial serta sejumlah media online yang mengaitkan dirinya dengan sebuah video berdurasi sekitar dua menit yang disebut-sebut direkam di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jakarta.

Dalam beberapa hari terakhir, screenshot dari video tersebut beredar di media sosial disertai narasi yang menyebut sosok pria berinisial “AKP” sebagai Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar. Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan beragam spekulasi.

Menanggapi hal itu, AKP menyampaikan bantahan tegas. Ia memastikan bahwa dirinya tidak pernah melakukan sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi tersebut. Menurutnya, penyebaran informasi tanpa dasar dan tanpa proses verifikasi telah berpotensi merugikan nama baik dirinya sekaligus organisasi yang dipimpinnya.

“Saya nyatakan dengan tegas bahwa informasi tersebut tidak benar. Itu adalah fitnah dan upaya mendiskreditkan pribadi Ketua serta nama baik organisasi,” ujar AKP.

Lebih lanjut, AKP mengaku hingga saat ini dirinya bahkan belum pernah melihat video yang disebut-sebut memperlihatkan dirinya berada di salah satu THM di Jakarta tersebut.

Ia mempertanyakan dasar yang digunakan pihak-pihak tertentu dalam mengidentifikasi sosok di dalam video sebagai dirinya. Menurutnya, kemiripan atau penilaian sepihak tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan identitas seseorang tanpa adanya bukti yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak ada bukti valid yang dapat membuktikan bahwa video dan screenshot tersebut benar-benar menunjukkan diri saya. Identifikasi sepihak terhadap seseorang juga tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

AKP menegaskan, polemik tersebut tidak akan mengganggu dirinya dalam menjalankan amanah sebagai Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar. Ia menyatakan tetap berkomitmen menjalankan roda organisasi sesuai ketentuan yang berlaku serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BKPRMI.

Terkait persoalan tersebut, AKP juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan masalah itu kepada MPP BKPRMI Pusat untuk mendapatkan arahan serta menentukan langkah lebih lanjut.

“Sebagai Ketua, saya tetap fokus menjalankan amanah organisasi sesuai AD/ART BKPRMI. Kami juga telah melaporkan hal ini kepada MPP BKPRMI Pusat untuk langkah selanjutnya,” katanya.

Ia menyayangkan penyebaran informasi tersebut karena, menurutnya, pihak yang disebut dalam pemberitaan semestinya diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi sebelum informasi disebarluaskan kepada publik.

AKP pun mengingatkan seluruh pihak agar mengedepankan prinsip keberimbangan, konfirmasi dan verifikasi sebelum menyampaikan sebuah informasi, terlebih informasi yang menyangkut nama baik dan reputasi seseorang.

Kepada masyarakat, khususnya para kader BKPRMI, ia mengimbau agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

“Kami meminta semua pihak menghentikan penyebaran konten tersebut. Mari kita jaga marwah dakwah dan ukhuwah Islamiyah. Cukup media resmi kami yang menjadi rujukan informasi,” tegas AKP.

Di tengah polemik yang berkembang, AKP memastikan aktivitas DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar tetap berjalan seperti biasa. Berbagai program pembinaan, pemberdayaan dan penguatan peran remaja masjid di Kota Pematangsiantar tetap menjadi fokus organisasi.

Ia berharap persoalan tersebut tidak mengganggu konsentrasi para pengurus dan kader dalam menjalankan agenda dakwah serta pembinaan generasi muda.

“Yang terpenting bagi kami saat ini adalah tetap bekerja, menjaga amanah dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Redaksi)

Senin, 10 Agustus 2026

Momen Sakral Penuh Haru, Putri Bungsu Pendiri Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi Menapaki Bahtera Rumah Tangga

MMS |  MEDAN - Suasana penuh haru, bahagia, dan syukur menyelimuti acara akad nikah sekaligus resepsi pernikahan Luthfiyah Zulfaini Silalahi, S.Pd, putri bungsu pasangan Drs. Muhammad Yunan Silalahi dan Siti Furqani, S.Ag, yang dikenal sebagai pendiri Lembaga Pendidikan Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi.

Prosesi akad nikah dan resepsi yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, bertempat di Cafe Anggrek, Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, berlangsung khidmat sekaligus meriah. Kebahagiaan keluarga kedua mempelai semakin terasa dengan hadirnya para tamu undangan yang datang silih berganti sejak pagi hingga sore hari.

Dalam prosesi akad nikah, suasana haru begitu terasa ketika Luthfiyah Zulfaini Silalahi, S.Pd resmi dipersunting oleh Ismu Hartarto, S.E. Setelah ijab kabul dinyatakan sah, suasana bahagia pun pecah di antara keluarga dan para tamu yang hadir.

Prosesi akad nikah dipandu oleh Tuan Kadi, dengan mempelai wanita diwalikan oleh kakanda kandungnya, Muhammad Mas’ud Silalahi, S.Sos, serta disaksikan oleh para saksi yang hadir di Aula Cafe Anggrek.

Momen sakral tersebut menjadi salah satu bagian paling mengharukan bagi keluarga. Tangis haru, senyum bahagia, serta doa-doa terbaik mengiringi langkah kedua mempelai memasuki kehidupan baru sebagai pasangan suami istri.

Usai prosesi akad nikah, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Sejak sekitar pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, lokasi acara tampak dipadati para tamu undangan yang datang silih berganti untuk memberikan ucapan selamat sekaligus doa restu kepada kedua mempelai.

Pantauan awak media di lokasi, tamu yang hadir diperkirakan mencapai ribuan orang. Mereka berasal dari keluarga kedua mempelai, kerabat, tetangga, sahabat, hingga sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat di Kota Medan maupun Sumatera Utara.

Kehadiran para tamu tersebut menjadi bukti besarnya rasa kekeluargaan sekaligus dukungan kepada kedua mempelai yang tengah memasuki babak baru dalam kehidupan rumah tangga.

Di tengah kemeriahan acara, pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan, baik yang hadir secara langsung maupun yang berhalangan hadir.

“Kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga, sahabat, kerabat dan para tamu yang telah hadir maupun yang tidak dapat hadir. Terima kasih atas doa, dukungan, bantuan dan kebersamaan dalam acara akad nikah dan resepsi ini,” demikian ungkapan syukur keluarga.

Sementara itu, salah seorang tamu yang ditemui awak media mengaku terkesan dengan pelaksanaan acara pernikahan tersebut. Menurutnya, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan baik, tertata dan penuh kehangatan.

“Acaranya sangat bagus dan tertata rapi. Makanannya juga enak-enak. Kami turut merasa haru dan bahagia melihat kedua mempelai. Semoga mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dan Allah SWT memberikan keturunan yang saleh dan salehah,” ungkapnya.

Pernikahan Luthfiyah Zulfaini Silalahi, S.Pd dan Ismu Hartarto, S.E bukan sekadar menjadi momentum bahagia bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi pertemuan penuh kehangatan bagi keluarga besar, sahabat, tokoh masyarakat dan para tamu yang hadir.

Di penghujung acara, doa dan harapan terbaik pun mengiringi perjalanan rumah tangga pasangan tersebut. Semoga cinta yang dipertautkan dalam ikatan suci pernikahan senantiasa mendapat keberkahan Allah SWT, menjadi keluarga yang harmonis, serta mampu membangun rumah tangga yang penuh kasih sayang dan ketenteraman.

Selamat menempuh kehidupan baru Luthfiyah Zulfaini Silalahi, S.Pd dan Ismu Hartarto, S.E. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

(Redaksi)